Gempa berkekuatan magnitudo 6, 1 yang mengguncang selatan Kabupaten Malang, menyebabkan 1. 189 pemukiman masyarakat di 15 kabupaten/ kota di Jawa Timur, rusak.

Informasi Tubuh Penanggulangan Musibah Wilayah( BPBD) Jatim, 1. 189 rumah itu rusak dengan jenis berbeda. Rinciannya 85 rumah rusak berat( RB), 250 rumah rusak lagi( Rumah sakit), serta 854 rusak ringan( RR).

” Kehancuran pula dirasakan sarana universal( fasum) dengan total kehancuran 150 unit,” kata Kepala Pusat Informasi, Data serta Komunikasi Kebencanaan BNPB Dokter Raditya Jati, dalam penjelasan persnya, Minggu( 11/ 4).

Dia berkata, dari peta guncangan dengan skala mengukur kekuatan gempa bumi Modified Mercalli Intensity( MMI), Kabupaten Malang serta Kabupaten Blitar hadapi keseriusan guncangan pada IV MMI.

BPBD Malang memberi tahu rumah RR 525 unit, Rumah sakit 114, RB 57, sebaliknya kehancuran pada sarana pembelajaran 14 unit, sarana kesehatan 8, tempat ibadah 26, serta jembatan 6 titik berita viral hari ini .

” BPBD Kabupaten Blitar memberi tahu kehancuran rumah RR 217 unit, Rumah sakit 85 serta RB 10, sebaliknya kehancuran fasum kantor 9, serta balai desa 3,” ucap ia.

Beberapa kehancuran lain dilaporkan oleh sebagian BPBD di Provinsi Jatim, semacam daerah Kabupaten Lumajang, Pasuruan, Trenggalek, Probolinggo, Ponorogo, Jember, Tulunggagung, Nganjuk, Pacitan, sebaliknya daerah kota ialah Blitar, Kediri, Malang serta Batu.

Pascagempa magnitudo 6, 1, kata ia, terjalin 8 gempa susulan dengan magnitudo berbeda. BPBD juga kabupaten serta kota lekas melaksanakan upaya penindakan darurat.

” Dikala ini penindakan darurat masih berlangsung di lapangan,” kata ia.

Pos komando sudah didirikan buat menolong dalam pengelolaan pelayanan kepada masyarakat terdampak, semacam dapur universal serta pengungsian.

Baca Juga : Pahami Penyebab Rayap untuk Mencegah Serangan Rayap

” BPBD Kabupaten Lumajang mendirikan 2 tenda pengungsian. Posisi pengungsian terletak di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari.

Layanan pemakaman pula diberikan kepada masyarakat yang mengungsi di Ampelgading, Kabupaten Malang serta Desa Kaliulung, Kabupaten Lumajang.

” Sembako serta pakaian- pakaian dan masker, hand sanitizer pula diberikan kepada pengungsi. BPBD kabupaten serta kota juga mengerahkan sumber energi buat penindakan darurat, tercantum logistik dorongan,” pungkas Raditya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *