Sebagai manusia pasti semua orang akan merasakan kematian. Karena itulah proses hidup. Kita intip di Indonesia, Indonesia mempunyai berjuta jiwa dengan berbagai agama dan suku. Setiap agama mempunyai syariat dan ketentuan yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri mayoritas masyarakat adalah beragama islam. Oleh karena itu, pembahasan proses pemindahan makam  ini berdasarkan hukum islam.

Kita mengenal sejarah islam nusantara yang dibawa oleh walisongo pada zaman dahulu. Sehingga sekarang ini kita merasakan indahnya hidup beragama dengan aman dan saling bertoleransi. Indonesia mempunyai banyak tempat wisata realigi yang penuh dengan sejarah. Khususnya di pulau Jawa, karena kita intip sejarah dahulu dalam penyebaran agama islam, dibawa oleh wali songo yang tersebar di pulau Jawa. Sehingga tidak heran jika banyak masyarakat yang mengadakan ziarah dan wisata realigi untuk mencari keberkahan para ahli ilmu dan tokoh yang disegani.

Di Indonesia sendiri banyak kasus yang terjadi yaitu pembongkaran makam-makam dengan tujuan untuk pembangunan nasional. Bukan hanya itu, pembongkaran dan pemindahan makam juga kadang dilakukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok sehingga dapat merugikan pihak keluarga almarhum jika proses pemindahan makam tersebut secara paksa atau ilegal. Biasanya pembongkaran makam tersebut dilakukan untuk membangun mall, hotel, apartemen, dan sebagainya.

Mari kita bahas masalah tersebut sesuai dengan hukum agama islam. Memindahkan makam merupakan upaya untuk memindahkan kuburan atau makam dari tempat sebelumnya ke tempat lain karena tempat sebelumnya tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, para ulama sepakat bahwa membongkar makam untuk dipindahkan dengan tujuan lainya yang menyimpang adalah perbuatan yang dilarang dalam islam.

Namun, ada beberapa alasan yang diperbolehkan untuk pemindahkan makam atau kuburan yaitu:

  1. jika pembongkaran makam tersebut dilakukan untuk kemaslahatan jenazah tersebut seperti dikhawatirkan akan terjadi bencana pada tempat tersebut, maka pembongkaran boleh dilakukan.
  2. jika tanah tersebut bukan milik sendiri atau milik orang lain. Sehingga ketika ada perintah tanah tersebut akan dibuat bangunan umum seperti jalan, jalan tol, dan sebagainya untuk kepentingan bersama maka diperbolehkan.
  3. untuk kemaslahatan masyarakat. Seperti tanah tersebut akan dibangun sekolah, madrasah, masjid, rumah sakit, dan bangunan umum lainya untuk kepentingan masyarakat.

Pembongkaran makam yang ilegal adalah perbuatan yang dilarang. Karena bertentangan dengan prinsip penghormatan pada manusia. Walaupun manusia sudah meninggal, harus tetap dihormati dengan tidak merusak kuburanya untuk kepentingan pribadi apalagi secara ilegal.

Dalam proses pemindahan makam juga dilakukan dengan layak dan sesuai dengan tata cara yang benar. Yang perlu diperhatikan pertama adalah adanya persetujuan dari pihak almarhum yang akan dipindahkan makamnya. Karena jika pihak keluarga sendiri tidak setuju maka akan timbul masalah yang dapat merugikan salah satu pihak. Lalu, proses pemindahan juga dilakukan dengan layak tanpa merusak secara fatal keburan tersebut. Karena setiap manusia harus tetap dihormati hingga akhir dunia. Dan pemindahan dilakukan untuk kepentingan yang diperbolehkan diatas. Selain itu, pemindahan makam dilarang oleh agama karena dapat meresahkan masyarakat dan merugikan pihak keluarga yang ditinggalkan almarhum tersebut.

Sebagai umat beragama islam, sudah seharusnya kita memberikan penghormatan terhadap para guru, ulama, waliyullah, yang sudah berjuang menyebarkan agama Allah hingga kita dapat menikmati kedamaikan hidup beragama seperti ini. Salah satunya dengan tidak melakukan pembongkaran makam atau kuburan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *